Aseli ataoe palsoe?

bunglon

binatang berkaki empat sejenis kadal, termasuk reptilia, dapat mengubah warna kulit sesuai lingkungan, matanya dapat berputar untuk melihat 2 objek sekaligus secara simultan dan independen, dapat memanjangkan lidah untuk menangkap mangsanya. Karena tidak ada organ telinga, kemungkinan binatang ini tuli.

Bunglon


Search Engine Optimization

Awalnya sih ngumpulin packaging / label berbagai produk yang mirip-mirip, tapi lama-kelamaan susah juga nyarinya. Mungkin udah abis kali. Jadinya ya nyari-nyari kepalsuan aja. Apa kek tuh artinya ...
bagi yang pertama kali kesini, dikanan bawah ada link "Next Page" buat ngelihat postingan sebelumnya

Subscribe with Bloglines

silicon



jangan suka bohong

   

If you want to be updated on this weblog Enter your email here:
rss feed

Turut Mengaspal:

Dirjen HAKI
Dirjen POM
Gombalabel
Knockoff*Project
Gateway to Kretek
Museum of Counterfeit Goods
Museum of Hoaxes
Truth or Fiction?
YLKI

Counter
Free Web Site Counter





Horas! Aggressor

Image Hosted by ImageShack.us

Photobucket.com image hosting and photo sharing

Blogdrive

 

 

ASPAL : asli atau palsu ?

Monday, February 11, 2008
Perang Tarif Operator Telepon

Tipu Gaya XL
versi Rp 1

Pernah melihat iklan XL Bebas Rp 0,1/det ? Dengan foto wanita cantik dan tagline "Tarif Paling Murah Ke Semua Operator". Iklan versi televisinya "kawin sama monyet". Ternyata harga tersebut diatas bukan berarti selama apapun Anda berbicara segitu tarifnya.

Itung-itungannya seperti ini :
Jika Anda menelpon pake XL selama 3 menit, berarti di menit 0 sampai menit ke-2 (120 dtk),  kena biaya  Rp.25/detik alias keseluruhan 2 menit pertama kena : 25x120 dtk = Rp 3000,-.

Nah, di menit ke-3 baru XL memberlakukan tarif 0.1/dtk-nya alias keseluruhan menit ke-3 terakhir kita kena 0.1 x 60 = Rp 6. Total Biaya Untuk 3 Menit Ke Beda operator Rp 3000 + 6 = Rp 3006,-.

Kalau kita menelpon misalnya selama 6 menit, apa kita akan kena 3000
 + 6 + 6 + 6 +6 = Rp 3024 ? Salah besar! Anda akan membayarnya seperti melompat-lompat :

versi Rp 1Menit ke 1-2 kena : Rp 3000,-
Menit ke-3 kena : Rp 6,-
Menit ke 4-5 kena : Rp 3000,-
Menit ke-6 kena : Rp. 6,-
dan seterusnya

Jadi untuk telpon 6 menit kenanya tetap mahal, yaitu 3000+6+3000+6 = Rp 6012,-

silahkan cek sendiri : website XL
(dikopipes dan edit sono sini dari milis)

Diaspalkan 04:26 pm oleh Jephman
Komentar Disini! Â

Monday, January 28, 2008
Tuhan Lebih Tahu

Selamat Jalan Pak Harto

Photobucket

Walaupun berbagai kontroversi mengelilingi Suharto, mulai dari pembantaian anggota/simpatisan PKI, korban Tanjung Priuk, sampai Tragedi Semanggi, korupsi, kolusi, nepotisme, dll, Pak Harto harus diakui berjasa menjaga keutuhan NKRI, Pancasila dan berbagai kemajuan yang kita semua pernah rasakan. Tanpa Pak Harto, mungkin keadaan jauh lebih buruk, keadaan yang tidak kita rasakan seperti sekarang. Kalaupun ada yang berteori keadaan bisa lebih baik, mereka hanya bisa berbicara. Sedangkan Pak Harto sudah berusaha melakukannya.

Selamat jalan Pak Harto, jasa-jasamu tetap kami kenang
Segala kekurangan, kami coba lupakan

Terima Kasih Pak Harto, tanpamu keadaan mungkin lebih buruk.
Mungkin.

Diaspalkan 08:53 am oleh Jephman
Komentar Disini! Â

Friday, January 18, 2008
Maling Yang Mengaku Serumpun

Malaysia, Tak Puaskah Engkau Dengan Sipadan-Ligitan ?

Belum lama teriakan "Ganyang Malaysia!" kembali terdengar karena sejumput karang Ambalat diintip-intip tetangga yang lebih mirip maling ini setelah perebutan Sabah-Sarawak jaman Soekarno dahulu. Tetangga yang merasa lebih kaya karena banyak TKI kerja disana, lebih maju karena bisa bangun menara ini, lebih cepat hanya karena ada sirkuit Sepang, tidak malu-malu mencuri lagu "Rasa Sayange" yang jelas-jelas berasa Ambon manise terus dipermak dengan syair Melayu, Mandarin dan India lantas dipakai sebagai iklan negara mereka. Agar ada cita rasa Malaysia judulnya diubah jadi "Rasa Sayang Hey". Tongue  He..hehe

truely the thief of asiaBelum lagi berbagai produk budaya seperti Batik, Reog Ponorogo sampai Musik Keroncong hampir-hampir dicaplok negara bersisa feodalisme kental pembajakan yang masih menyusu pada negara bekas penjajah mereka. Jelaslah kenapa mereka gak bisa memerdekakan diri dari Inggris, tapi mendapat pemberian kemerdekaan setelah melihat mentalitas macam gini. Sementara Indonesia dikirimi Dr. Azahari, dan Noordin M. Top, mereka asyik menghisap Gudang Garam selundupan sambil menikmati rendang yang mungkin sebentar lagi dipatenkan mereka bumbunya. Wink

Mungkin Malaysia memang benar-benar merasa saudara sehingga bukan hanya pulau yang menjadi "milik bersama" sampai-sampai lagu daerah pun disikat. Kalau saya orang Malaysia, saya akan ciptakan theme song baru, atau minimal mencaplok juga lagu daerah dari suku Dayak Sarawak misalnya,

Saya dapat mengerti kalau Belanda menjajah Indonesia. Kenapa? Ya, karena mereka miskin. Mesti mengurug laut buat tambah luas tanah itu tandanya miskin, harus merampok pulau-pulau kecil biar sang Ratu terlihat kinclong itu tandanya miskin, kudu pake senapan buat beli biji kopi itu tandanya miskin. Lha, kalau memang sudah kaya, sudah maju, kenapa pula nyolong dari yang miskin dan "terbelakang"? Ya, RAKUS. Shades


Visit Us! Don't visit thieves country

Diaspalkan 10:27 am oleh Jephman
Komentar Disini! Â

Wednesday, October 10, 2007
Cangkir Kopi Dalam Gelas

iceMungkin untuk mempermudah konsumen mengenal produknya, kenapa kopi dalam kemasan gelas cup hampir selalu ada gambar cangkirnya. Dan yang paling sering ada gambar biji kopinya. Tapi kayaknya gak mungkin beli kopi ini lantas menuangkannya dalam cangkir untuk diminum. Mubazir toh gelasnya?

kopiLatahnya juga dalam teh selalu ada gambar daun teh. Ya iyalah...kalo daun singkong yang ditaruh ya gak nyambung. Sama juga di iklan-iklan shampo Indonesia, belom liat yang kagak pake model cewek berambut hitam lurus dan panjang. Ada sih yang keriting, tapi nggak banyak amat. kopi Yang mencengangkan iklan produk shampo dengan model berkerudung, tentu yang ditekankan kesehatan rambutnya. Tapi agak aneh juga mengiklankan sehatnya rambut yang sebenarnya gak boleh ditunjukan ke khalayak. Walopun tetep aja kebayang rambutnya yang sehat serapet apapun ditutupnya. Jadi mirip iklan kondom, manalah mungkin ditunjukin "benda"nya. Tanpa ditunjuki pun dah paham tuh buat apa. Walah jadi ngaco...kopi

Jadi gimana dong? ditunjukin norak...ditutup-tutupi tetap "kelihatan". Ya otakmu yang musti dijaga. Mau ditutupi juga kalo otaknya liar...ya sama juga kopi dalam cangkir dalam gelas.





Diaspalkan 02:41 pm oleh Jephman
Komentar Disini! Â

Previous Page Next Page