Aseli ataoe palsoe?

bunglon

binatang berkaki empat sejenis kadal, termasuk reptilia, dapat mengubah warna kulit sesuai lingkungan, matanya dapat berputar untuk melihat 2 objek sekaligus secara simultan dan independen, dapat memanjangkan lidah untuk menangkap mangsanya. Karena tidak ada organ telinga, kemungkinan binatang ini tuli.

Bunglon


Search Engine Optimization

Awalnya sih ngumpulin packaging / label berbagai produk yang mirip-mirip, tapi lama-kelamaan susah juga nyarinya. Mungkin udah abis kali. Jadinya ya nyari-nyari kepalsuan aja. Apa kek tuh artinya ...
bagi yang pertama kali kesini, dikanan bawah ada link "Next Page" buat ngelihat postingan sebelumnya

Subscribe with Bloglines

silicon



jangan suka bohong

   

If you want to be updated on this weblog Enter your email here:
rss feed

Turut Mengaspal:

Dirjen HAKI
Dirjen POM
Gombalabel
Knockoff*Project
Gateway to Kretek
Museum of Counterfeit Goods
Museum of Hoaxes
Truth or Fiction?
YLKI

Counter
Free Web Site Counter





Horas! Aggressor

Image Hosted by ImageShack.us

Photobucket.com image hosting and photo sharing

Blogdrive

 

 

Pernahkah Anda Munafik? « ASPAL : asli atau palsu ?

Wednesday, February 07, 2007
Pernahkah Anda Munafik?

Lidah
Menurut Wikipedia, Kemunafikan (Hypocrisy) adalah perilaku mengakui/menganggap memiliki keyakinan, perasaan, moral atau nilai-nilai yang sebenarnya tidak dimiliki atau dipraktekkan. Menurut kamus Webster, Hypocrite adalah seseorang yang mengaku memiliki nilai-nilai, moral atau keyakinan, tetapi sebenarnya tidak punya dan tindakannya bertolak belakang dengan apa yang dinyatakan di publik dalam kehidupan prbadi, opini dan pernyataannya. Jadi ada perbedaan antara teori dan prakteknya. Membenarkan tindakan/perilaku seseorang sementara menyalahkan orang lain yang memiliki hak dan kedudukan yang sama juga termasuk dalam definisi Kemunafikan, namun ada istilah lain yang cocok untuk hal ini yaitu Standar Ganda (double standard).

Banyak sekali contoh tindakan munafik dalam kehidupan kita sehari-hari. Paling banyak adalah bentuk kemunafikan yang standar ganda. Contoh perbedaan antara munafik dan turunannya yaitu standar ganda kira-kira gini: Seorang pemuka di masyarakat, yang sering berkhotbah tentang moral, ngomong keadilan (minjem syair "Bento" nih), tapi korupsi atau jadi pembalak liar misalnya, dan berperilaku kayak nggak ada-apa dari mimik wajahnya, adalah munafik sejati. Sulitnya jika hasil korupsinya itu diamalkan untuk fakir miskin layaknya Robin Hood. Apapun embel-embel penilaiannya, ini sudah termasuk standar ganda.

Diperbolehkannya lelaki untuk memiliki banyak istri sedangkan wanita tidak boleh punya banyak suami juga termasuk standar ganda. Counter argumen hal ini adalah bila persamaan derajat gender itu murni 100% dilakukan, tentu poligami dan poliandri duduk sejajar yang artinya kalau poligami boleh, poliandri juga harus boleh, dan begitu juga sebaliknya. Adakalanya wanita "boleh" menampar pria yang kurang ajar terhadapnya sementara pria jika mendapat perlakuan yang sama tidak pernah menampar wanita yang genit terhadapnya, pun termasuk standar ganda mengingat prinsip diatas dengan segenap penjelasan feminismenya.

Seorang lelaki yang memiliki banyak pacar akan mendapat cap "Playboy", tapi jika hal yang sama terjadi pada perempuan jenis kata-kata predikat negatif lebih banyak dikenakan seperti "perek", atau "kegatelan" atau yang paling anyar "jablay", daripada dicap "Playgirl" misalnya. Ini termasuk standar ganda.

Profesi politikus dan pengacara adalah profesi yang menuntut kemunafikan dan kepintaran memilih kata-kata untuk menyatakan pendapatnya. Disatu saat mereka harus bilang A disaat lain harus bisa bilang B demi tujuan masing-masing walaupun tahu mana yang benar-baik.

Yang paling sulit jika kemunafikan dilakukan secara beramai-ramai. Kelompok Dodol Duren misalnya bilang kalo dodol Duren itu yang paling enak, kelompok Dodol Garut bilang dodol Garut yang paling enak. Dua-duanya punya argumen bahkan ayat-ayat dari primbon Perdodolan untuk mendukung pendapatnya. Ini adalah hal sulit mengingat banyak orang yang berpendapat bahwa makin banyak orang berpendapat sama maka semakin mendekati kebenaran. Bagi mereka yang sadar akan kontradiksi ini akibat proses pembodohan massal yang sedang terjadi, tentu cuma bisa nyengir-nyengir dan apabila diam saja, maka dapat disebut munafik karena mengetahui kebenaran tapi mengabaikan nilai kejujuran dan membiarkan hal itu terus berlangsung.

MunafikismeSetiap orang (termasuk saya :P) pasti pernah bertindak munafik. Mungkin sama banyaknya dengan berbohong. Antara bohong dengan munafik apa bedanya? Munafik lebih banyak menyoroti tindakan daripada perkataan.

Tipe-Tipe Munafik
Menurut www.hardcoretruth.com, ada 4:
1. Munafik Jujur Keluar : Tindakan bertolak belakang dengan pendapat/pernyataannya. Walaupun, apa yang dilakukan itu konsisten dengan pendapatnya, ini tetap menjadikan mereka munafik karena tidak benar-benar diyakini. Mereka memiliki keyakinan kuat akan pendapat mereka sendiri namun tidak selalu mengikutinya.

2. Munafik Tidak Jujur Keluar : Tindakan bertolak belakang dengan pendapat/pernyataannya yang tidak konsisten dengan apa yang diyakini. Mereka sering lemah dalam apa yang diyakini dan memungkinkan mereka menjadi jujur buat diri sendiri dalam hatinya.

3. Munafik Jujur Kedalam : Tindakan bertolak belakang dengan pendapat/pernyataannya. Keyakinan mereka konstan walaupun tindakannya berbeda. Mereka jujur pada diri sendiri dan berusaha untuk menyesuaikan keyakinannya dengan keinginan pribadi, tindakan atau kekurangan mereka.

4. Munafik Tidak Jujur Kedalam : Tindakan sejalan dengan yang dinyatakan, walaupun tidak diyakininya. Mereka sering berperilaku "menjilat" dengan keyakinan diri rendah.

Contoh jeleknya mungkin, misalnya seorang Perokok. Dia sudah tahu efek buruk dari merokok dan menyetujui bahkan menyuruh orang berhenti merokok, tetapi masih merokok hal ini sudah menjadikannya munafik. Jika ia tidak yakin dengan larangan pemerintah yang tertera dan berpendapat "aah gak apa-apa, makan permenpun bisa bikin kanker" misalnya, tapi kadang-kadang ragu juga hal ini termasuk tipe yang pertama. Yang tipe kedua mungkin lebih "lembek" dan berpendapat "ada benarnya saya berhenti". Yang tipe ketiga boleh jadi setuju/tidak dengan efek buruk merokok, dan berusaha mengurangi misalnya, yang tipe keempat menyakini efek buruk merokok tapi tetap merokok untuk menyenangkan temannya misalnya. Untuk persoalan lain tinggal ganti variabel "rokok" berserta alasannya dengan masalah lain.

Apapun tipe-tipe munafik dari terjemahannya yang kacau diatas ada satu hal yang perlu digarisbawahi : Adalah baik untuk tidak menjadi munafik dan harus berusaha mencapainya sebaik mungkin, tapi jika iya, saya lebih baik menjadi munafik yang jujur, daripada berbohong mengenai ketidaksempurnaan diri saya.

Diaspalkan 08:03 am oleh Jephman

Â

Leave a Comment:

Name


Homepage (optional)


Comments




Previous Entry Home Next Entry